Mustika Syech Magelung Sakti

|Kesuksesan|Perlindungan|Serba Guna|Depan

Mahar:11,999,900Rp.

 

Mustika Syech Magelung Sakti

Sarana Spiritual Untuk Memudahkan Segala Hajat, Meningkatkan Kesaktian dan Perlindungan Diri

 

Mustika Syech Magelung Sakti adalah mustika bertuah yang bermanfaat untuk membantu memudahkan segala hajat, meningkatkan kesaktian/ kedigdayaan, serta melindungi diri dari segala macam marabahaya. Mustika bertuah ini merupakan mustika keramat yang didapatkan oleh Kang Masrukhan, seorang Spiritualis Jawa dan Pakar Benda Bertuah melalui penarikan gaib yang dilakukannya di makam Keramat Syech Magelung Sakti. Sebuah makam keramat yang berada di Desa Karang Kendal Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon.

 

Makam keramat Syech Magelung Sakti ini memang selalu menjadi jujugan bagi para peziarah yang ingin ngalap berkah agar hajat atau keinginannya segera terkabul serta kaum spiritualis yang sengaja datang ke tempat ini untuk melakukan lelaku (laku prihatin seperti puasa mutih, semedi) maupun melakukan penarikan benda-benda pusaka bertuah.

 

Di dalam Mustika Syech Magelung Sakti ini bersemayam sosok khodam yang berwujud seorang laki-laki tua yang mengenakan pakaian serba putih. Namun tidak jarak pula ia menampakkan kehadirannya sebagai cahaya putih yang bersinar terang dalam kegelapan. Sosok khodam ini merupakan salah satu penunggu makam keramat Syech Magelung Sakti. Khodam ini akan membantu memudahkan segala hajat, meningkatkan kesaktian, dan melindungi diri pemiliknya dari segala macam marabahaya yang sedang mengancam di depannya.

 

Mustika Syech Magelung Sakti ini boleh dimiliki oleh siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan yang telah berusia diatas 17 tahun. Selama ia meyakini bahwa Mustik Syech Magelung Sakti ini hanyalah sebuah sarana spiritual yang bisa membantu memudahkan segala hajat, meningkatkan kesaktian/ kedigadayaan, serta melindunginya dari segala macam marabahaya, baik itu secara langsung maupun secara tidak langsung (yang disebabkan oleh mahkluk gaib seperti santet, guna-guna, dan lain sebagainya).

 

Siapa itu Syech Magelung Sakti?

 

Syech Magelung Sakti adalah seorang ulama sakti yang berpenampilan sangat khas yaitu kerap menggelung rambut panjangnya kemana-mana. Hal itu dikarenakan rambutnya yang sangat panjang hingga menyentuh tanah. Perihal rambut panjangnya ini disebabkan tak pernah dipotong karena memang tak ada satupun pisau cukur yang mampu memotong rambutnya yang panjang itu.

 

Maka dari itulah, kemudian beliau berkelana dari satu tempat ke tempat lain untuk mencari orang sakti yang mampu memotong rambutnya. Beliau bernazar barang siapa yang mampu memotong rambut panjangnya itu maka akan dijadikannya sebagai guru. Nama asli dari Syech Magelung Sakti itu sendiri adalah Syarif Syam yang berasal dari negeri Syam yang sekarang dikenal sebagai Syiria.


Waktu itu, Syarif Syam atau Magelung Sakti datang ke Cirebon untuk mencari seorang guru yang pernah ditunjukkan di dalam mimpinya. Dalam mimpinya tersebut bahwa satu-satunya orang yang sanggup memotong rambutnya adalah seorang wali yang bermukim di Cirebon.

 

Dan benar, ketika sampai di Cirebon inilah beliau bertemu dengan orang tua yang dengan mudahnya memotong rambut beliau. Tempat dimana rambut Syarif Syam berhasil dipotong kemudian diberi nama Karanggetas. Dan orang tua yang mampu memotong rambut beliau bernama Syarif Hidayatulloh atau yang lebih dikenal dengan Sunan Gunung Jati. Sebagaimana nazarnya, akhirnya Syech Magelung Sakti pun berguru kepada Sunan Gunung jati dan berganti nama menjadi Pangeran Soka.

 

Selepas menjadi murid dari Sunan Gunung Jati, Syech Magelung Sakti atau Pangeran Soka kemudian ditugaskan oleh gurunya tersebut untuk menyebarkan agama Islam di daerah Cirebon bagian Utara.

 

Selain nama Syech Magelung Sakti dan Pangeran Soka, beliau juga memiliki begitu banyak nama julukan yang diantaranya adalah Pangeran Karangkendal. Nama Pangeran Karangkendal sendiri ia dapat karena ketika sekitar abad XV saat beliau ditugaskan untuk menyebarkan agama Islam di wilayah Utara, beliau tinggal di Desa Karangkendal, Kapetakan (± 19 km sebelah Utara Cirebon). Di Desa ini, Syech Magelung Sakti kemudian diangkat anak oleh sang penguasa atau gegeden di Desa Karangkendal yang bernama Ki Tarsiman yang mempunyai nama lain Ki Krayunan atau Ki Gede Karangkendal.


Syech Magelung Sakti sendiri merupakan suami dari seorang istri yang tak kalah memiliki nama besar di wilayah Cirebon yakni Nyi Mas Gandasari. Perihal menikahnya Syekh Magelung Sakti dengan Nyi Mas Gandasari menurut cerita dan babad Cirebon adalah berawal dari ditugaskannya sang syech oleh Sunan Gunung Jati untuk berkeliling ke arah barat Cirebon selepas ia selesai mempelajari ilmu tassawuf dari gurunya tersebut. Nah, ketika berkeliling ke wilayah Barat Cirebon inilah Syech Magelung Sakti mendengar berita tentang sayembara Nyi Mas Gandasari yang sedang mencari pasangan hidupnya.


Nyi Mas Gandasari konon adalah anak angkat dari Ki Ageng Selapandan yang juga adalah Ki Kuwu Cirebon yang waktu itu dikenal juga dengan sebutan Pangeran Cakrabuana (masih keturunan Prabu Siliwangi dari Kerajaan Hindu Pajajaran), yang atas desakan dari ayah angkatnya ini Nyi Mas Gandasari harus segera menikah.

 

Dan karena beliau merupakan seorang perempuan cantik yang pilih tanding, maka dalam mencari pasangan hidup itu ia mengadakan sayembara, barang siapa yang mampu mengalahkannya maka dia akan bersedia menjadi istri dari orang yang berhasil mengalahkannya dalam adu kesaktian tersebut.

Oleh karenanya, kemudian ia pun mengadakan sayembara untuk maksud tersebut. Sejumlah pangeran, pendekar, maupun rakyat biasa dipersilakan berupaya menjajal kemampuan kesaktian sang putri. Siapapun yang sanggup mengalahkannya dalam ilmu bela diri maka itulah jodohnya. Banyak diantaranya pangeran dan ksatria yang mencoba mengikuti sayembara.

 

Tapi, tak ada satu pun yang berhasil menandingi kesaktiannya, hingga akhirnya Syech Magelung Sakti terjun ke arena sayembara. Pada dasarnya kemampuan dan kesaktian dari keduanya berimbang, hanya saja karena faktor kelelahan akhirnya Nyi Mas Gandasari pun menyerah dan berlindung dibalik punggung Sunan Gunung Jati.

Namun, meski Nyi Mas Gandasari sudah berlindung dibalik punggung Sunan Gunung Jati, Syekh Magelung Sakti masih tetap saja menyecarnya dengan serangan-serangan mematikan hingga dalam satu kesempatan tinju sang Syekh hampir saja mengenai kepala dari Sunan Gunung Jati.

 

Tapi anehnya, sebelum tinju itu mendarat di kepala Sunan Gunung Jati, dengan serta merta Syekh Magelung Sakti jatuh lemas. Sunan Gunung jati pun akhirnya memutuskan bahwa dalam pertempuran tersebut tidak ada yang kalah ataupun menang. Meskipun begitu, Sunan Gunung Jati tetap menikahkan keduanya dan mereka pun akhirnya resmi menjadi suami istri.

 

Bagaimana Prosesi Penarikan Mustika Syech Magelung Sakti?

Malam itu adalah malam jum’at legi. Kang Masrukhan sedang berziarah ke salah satu makam para waliyulloh di tanah Jawa yang sekaligus guru ghaib beliau. Yaitu Syech Syarif Hidayatulloh atau yang lebih dikenal dengan Sunan Gunung Jati.

 

Sesampainya di makam Sunan Gunung Jati, suasana malam menjadi terasa hening. Dan disaat beliau masuk ke area makam, ternyata beliau sudah ditunggu oleh Syech Syarif Hidayatulloh. Kemudian, kedua saling mengobrol selayaknya seorang murid dan guru. Dan dalam obrolannya tersebut, Kang Masrukhan banyak sekali mendapatkan “wejangan-wejangan”. Diantaranya wejangan tersebut, Kang Masrukhan diminta untuk melakukan lelaku (laku prihatin) untuk memperdalam ilmu kesaktian beliau di makam Syech Magelung Sakti.

 

Di Makam Syech Magelung Sakti

Di makam Syech Magelung Sakti, beliau langsung disambut oleh Sosok Syech Magelung Sakti. Kemudian keduanya saling berbincang-bincang/ mengobrol dengan akrab selayaknya seorang sahabat lama yang saling bertemu. Dalam perbincangannya tersebut Kang Masrukhanpun mengutarakan maksud kedatangannya menemui Syech Magelung Sakti yang merupakan salah satu wejangan dari Sunan Gunung Jati.

 

Lalu, Syech Magelung Sakti meminta Kang Masrukhan untuk melakukan tapabrata atau semedi hingga Syech Magelung Sakti menemuinya kembali. Selama bersemedi, beliau seakan berada di hutan belantara yang banyak dikelilingi pohon-pohon besar dan tinggi menjulang. Beliau selalu diganggu dengan para makhluk gaib penunggu makam keramat Syech Magelung Sakti yang memiliki berbagai macam wujud berbeda. 

 

Ada yang berwujud seekor ular yang sangat besar yang melilit tubuh beliau. Namun, Kang Masrukhan sama sekali tak bergeming dan terus saja memanjatkan asma Allah dalam setiap detak jantungnya. Lalu, ular tersebut hilang dengan sendirinya.

 

Kemudian, muncul lagi makhluk gaib yang berwujud seekor harimau yang seakan menantang Kang Masrukhan untuk beradu kesaktian.  Akhirnya, pertarungan keduanyapun tak dapat dihindari. Kang Masrukhan menggunakan Aji Rogoh Sukmo, roh halus beliau keluar dari jasad kasar beliau dan bertarung dengan sosok harimau penunggu makam Syech Magelung Sakti.

 

Pertarungan tersebut sangatlah sengit dan seimbang karena keduanya sama-sama memiliki kekuatan supranatural yang sangat tinggi. Namun, Kang Masrukhan tidak mau kalah pintar. Beliau mencoba membelah diri beliau menjadi dua yang kemudian membuat sosok harimau tersebut kebingungan. Dan akhirnya beliaupun mampu mengalahkannya.

 

Setelah harimau tersebut kalah, sosok harimau tersebut berubah menjadi menjadi sesosok laki-laki tua dengan dengan mengenakan jubah putih yang panjang. Lalu, tiba-tiba Syech Magelung Sakti muncul kembali dan meminta Kang Masrukhan untuk mengakhiri semedinya.

 

Dan ketika Kang Masrukhan membuka mata, dihadapan beliau sudah muncul mustika. Lalu, beliau diminta Syech Magelung Sakti untuk mengambil mustika tersebut dan membawanya pulang. Syech Magelung Sakti berpesan kepada Kang Masrukhan untuk mempergunakannya hanya untuk kebaikan. Karena khodam yang bersemayam di dalamnya hanya akan membantu apabila digunakan untuk kebaikan. Dan dikarenakan mustika keramat ini didapatkan Kang Masrukhan di makam keramat Syech Magelung Sakti, maka Kang Masrukhan menamainya dengan Mustika Syech Magelung Sakti.

 

Apa saja manfaat Mustika Syech Magelung Sakti?

Mustika Syech Magelung Sakti ini memiliki berbagai macam manfaat, diantaranya adalah:

  • Membantu memudahkan segala hajat/ keinginan Anda
  • Memudahkan jalan Anda untuk mewujudkan keinginan/ cita-cita Anda
  • Memudahkan usaha yang sedang Anda geluti sekarang ini
  • Memudahkan Anda untuk mengembangkan bisnis yang sedang Anda jalankan
  • Membantu memudahkan segala urusan Anda
  • Membantu meningkatkan kesaktian/ kedigdayaan Anda
  • Membuat Anda semakin peka terhadap keberadaan makhluk gaib
  • Membantu melindungi diri Anda dari santet, pelet maupun guna-guna
  • Membantu melindungi usaha Anda dari serangan ghaib yang dilakukan oleh saingan bisnis Anda
  • Membuat Anda menjadi lebih percaya diri
  • Membuat Anda lebih mudah untuk bergaul dengan siapa saja
  • Membuat Anda lebih mudah dipercaya banyak orang
  • Memudahkan Anda untuk mengambil hati banyak orang
  • Membuat Anda lebih mudah mendapatkan simpati dari orang-orang di sekitar Anda

 

Siapa Saja yang Boleh Memiliki Mustika Syech Magelung Sakti?

Siapa saja yang telah berusia diatas 17 tahun boleh memiliki Mustika Syech Magelung Sakti ini selama ia memiliki niat yang baik dan meyakini mustika keramat ini sebagai salah satu sarana spiritual untuk berikhtiar/ berusaha. Bukan untuk menggantungkan hidup dan nasibnya kepada Mustika Syech Magelung Sakti ini.

 

Bagaimana Cara Menggunakan Mustika Syech Magelung Sakti?

Cara menggunakan Mustika Syech Magelung Sakti ini sangatlah mudah. Anda tinggal membawanya sesering mungkin. Semakin Anda sering membawanya dan semakin Anda dekat dengan Mustika Syech Magelung Sakti ini, maka akan semakin baik pula dan semakin banyak pula manfaatnya bagi Anda.

 

Untuk memudahkan Anda dalam membawa Mustika Syech Magelang Sakti ini, Anda bisa mengubahnya menjadi mata cincin atau liontin kalung. Sehingga, Anda akan lebih mudah untuk membawanya kemanapun Anda inginkan.

 

Tapi, sebelum menggunakan Mustika Syech Magelung Sakti untuk kali pertama, Anda perlu melakukan aktivasi energi terlebih dahulu. Aktivasi energi ini hanya perlu Anda lakukan sekali saja. Setelah itu Anda bebas menggenakannya kemanapun Anda inginkan.

 

Bagaimana Cara Melakukan Aktivasi Energi?

Anda tidak perlu khawatir atau binggung tentang apa yang harus Anda lakukan, sebab Kang Masrukhan telah menjelaskannya secara jelas dan gamblang dalam buku panduan atau petunjuk pengguannya. Setelah Anda memesan Mustika Syech Magelung Sakti ini, maka secara otomatis Anda juga akan mendapatkan garam berkah sebagai sarana aktivasi dan buku panduan tentang tatacara melakukan aktivasi energi. Namun, bila Anda masih kurang paham, Anda bisa berkonsultasi dengan Kang Masrukhan secara langsung di nomor yang tertera jelas di website ini.

 

Apakah Khodam yang bersemayam di dalam Mustika Syech Magelung Sakti bisa dilihat?

Kebanyakan orang yang memiliki mustika atau benda pusaka berkhodam bisa merasakan keberadaan khodamnya dalam berbagai keadaan. Tapi, untuk bisa melihatnya setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda, tergantung pada tingkat bathiniahnya masing-masing.

 

Dan perlu Anda pahami bahwa khodam bukanlah hantu yang menampakkan diri dalam bentuk fisik sehingga bisa dilihat dengan mata telanjang. Khodam merupakan makhluk halus yang hanya bisa dilihat dengan mata batin. Jadi, apabila Anda adalah orang yang mata batinnya sudah terlatih dengan baik, maka Anda bisa melihat khodam yang bersemayam di dalam Mustika Syech Magelung Sakti ini dalam kondisi biasa.

 

Namun, apabila Anda adalah orang awam dalam hal spiritual, maka kemungkinan Anda bisa melihat khodam yang bersemayam di dalam Mustika Syech Magelung Sakti adalah melalui meditasi atau lewat mimpi. Untuk itu, kami akan ajarkan cara yang memungkinkan bagi Anda untuk bisa melihat khodam dengan meditasi atau di alam mimpi. Tanpa diminta, kadang Khodam Mustika Syech Magelung Sakti juga bisa muncul dalam mimpi Anda.

 

Sebenarnya, perihal melihat khodam bukanlah prioritas utama Anda dalam memiliki Mustika Syech Magelung Sakti ini. Tujuan utama Anda adalah merasakan manfaat nyata setelah memiliki Mustika Syech Magelung Sakti yang tuahnya bisa mengubah hidup Anda menjadi jauh lebih baik.

 

Apakah Mustika Syech Magelung Sakti bisa diwariskan?

Bisa. Apabila Anda sudah merasa cukup dengan manfaat yang Anda dapatkan, Anda bisa mewariskan Mustika Syech Magelung Sakti ini kepada anak, cucu, saudara, sahabat, teman dekat, atau siapapun yang Anda kehendaki untuk memiliki Mustika Syech Magelung Sakti ini.

 

Berapa Mahar Mustika Syech Magelung Sakti?

Apabila Anda benar-benar serius ingin memiliki Mustika Syech Magelung Sakti ini, Anda bisa memaharinya senilai Rp. 11.999.900,-. Mahar ini tentunya tidaklah bernilai apa-apa apabila Anda bandingkan dengan manfaat luar biasa yang akan segera Anda dapatkan setelah memiliki Mustika Syech Magelung Sakti ini.

 

Bagaimana Cara Mendapatkan Mustika Syech Magelung Sakti?

Bagi Anda berniat serius ingin memiliki Mustika Syech Magelung Sakti ini, ada dua cara mudah yang dapat Anda pilih:

  1. Anda bisa datang langsung ke Kantor kami yang beralamatkan di Perum Pankis Griya No. 1 Jl. Pankis Raya, RT.01/06, Jepang Pakis, kudus, Jawa tengah.
  2. Bagi Anda yang tidak bisa datang langsung ke Kantor Kami, Anda juga bisa memesannya secara jarak jauh dengan cara telepon atau SMS ke nomor 082223338771 / 085712999772, atau e-mail ke bagianpemesanan@gmail.com. Nomor tersebut diatas aktif pada jam kerja, yakni Senin-Sabtu, pukul 08.00 -22.00 WIB.

Informasi lebih lanjut, silahkan Anda menu cara pemesanan yang berada diatas halaman ini.

 

 

 

Alamat Kantor

Perum Pankis Griya - Rumah No.1

Jl. Pakis Raya, RT.01/06, Jepang Pakis,

Jati, Kudus, Jawa Tengah,

Indonesia - 59342

 

Call Center 1

Telepon & SMS : 085712999772

WhatsApp : 085712999772

Email : SpiritualPower88@gmail.com

 

Call Center 2

Telepon & SMS : 082223338771

WhatsApp : 082223338771

Email : bagianpemesanan@gmail.com

 

*Note : Kode area Indonesia (+62)
Contoh : +6282223338771

 

Untuk respon cepat silahkan

Telepon/SMS

 

Jam Kerja

Senin-Sabtu, pukul 08:00-22:00 WIB

Sebelum datang, telepon dulu.

 

Praktek Supranatural Resmi

Terdaftar di Dinas Kesehatan & Kejaksaan

STPT DINKES: 445/515/04.05/2012

KEJARI: B-18/0.3.18/DSP.5/12/2011

Lihat Bukti Legalitas - Klik Disini